- . - . - . - . - - | Facebook | Twitter | GPlus |

Diskusi Dengan Sutradara dalam Tata Panggung

Diskusi Dengan Sutradara dalam Tata Panggung

Hasil sketsa yang telah dibuat oleh penata panggung selanjutnya dibawa dalam pertemuan penata artistik dengan sutradara. Dalam pertemuan ini dibahas konsep tata artistik yang akan digunakan dalam pementasan. Sutradara memberikan gambaran dasar tata artsitik yang dikehendaki. Kemudian penata artistik atau sutradara artistik menjelaskan maksud sutradara tersebut secara lebih jelas dalam gambaran tata artistik yang dimaksudkan.

Gambaran tata artistik ini menyangkut seluruh elemen rupa yang akan ditampilkan di atas panggung. Oleh karena itu, desain tata panggung harus senada dengan dengan desain tata rias, dan tata busana. Selain itu, hal yang terpenting adalah interpretasi sutradara dan penata artsitik terhadap lakon yang akan dipentaskan. Misalnya; ruang tamu dalam rumah sederhana di pedesaan hendak ditampilkan dalam wujud yang lebih modern. Dalam hal ini, dinding rumah tidak lagi dibuat dari bambu tetapi dari tembok. Perabot yang adapun tidak lagi dari bambu tapi dari kayu atau bahan lain yang kelihatan lebih mewah meskipun sederhana. Tata dekorasi tidak dibuat tetap (permanen) tetapi dapat diubah dalam beberapa bentuk. Semua arahan ini dituliskan atau digambarkan dalam konsep tata artistik.

Selanjutnya, penata panggung mempelajari konsep tersebut dan membuat penyesuaian. Karena tata panggung dapat diubah dalam beberapa bentuk maka penata panggung kembali membuat sketsa seperti yang dimaksud. Tentu saja dengan tetap berdasarkan pada lakon sehingga setiap bentuk dari perubahan set masih mencerminkan keadaan tempat atau lokasi kejadian yang dinginkan. Gambar memperlihatkan sketsa hasil penyesuaian dengan konsep tata artistik. Dalam gambar ini penata penggung menyediakan beberapa ruang yang dapat dijadikan latar tempat kejadian peristiwa. Sutradara dan penata artistik dapat menentukan dan mengkoreski hasil seketsa tersebut. Selanjutnya yang terbaik dipilih. Setelah gambaran tata panggung dikoreksi dan ditentukan dengan pasti baik oleh sutradara dan penata artistik, maka tugas penata panggung adalah menyempurnakan gambar desain tata panggung.


Selenkapnya tentang Praktek Tata Panggung

Artikel Murah untuk SEO

Setiap online shop perlu di update setiap hari, dan perlu banyak artikel untuk menunjang SEO nya, Kebanyakan orang melewatkan hal itu, karena kesibukan mengelola usaha yang semakin rumit dan memerlukan waktu. Menulis pun memerlukan waktu yang tidak sebentar, maka dari itu kami menyediakan Jasa pembuatan artikel SEO yang bisa membantu teman-teman yang memiliki web dan blog.

Artikel kami bisa dipesan sesuai topik yang teman-teman inginkan, semua topik kami terima, berikut ini rinciannya bila teman-teman mau memesan artikel SEO Anda dapat memesan artikel sesuai topik yang Anda perlukan.

Tinggal sebutkan judul-judul yang Anda inginkan, maka artikel akan segera kami buatkan. Artikel dijamin bebas copy paste dari sumber manapun.



Jumlah kata  : Harga

600 : Rp 13.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
500 : Rp 11.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
450 : Rp 10.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
400 : Rp 9.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
350 : Rp 8.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
300 : Rp 7.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel

Minimal order 5 artikel.
Dapatkan artikel SEO bermutu untuk update blog atau website Anda dengan harga paling murah.

Pemesanan Artikel SEO email ke kusumaayu08@gmail.com atau WA 085607417153  Informasi yang kami perlukan sebagai berikut Nama, Perusahaan, Alamat, Telp, dan rincian pesanan juga judul artikel yang anda inginkan

Thank you and Best Regard

CS Ayuna
085607417153

Stronger

"Best of 2014" week is the photography 



Apa yang membuatmu kuat? Raihlah 
Kuatkan dirimu untuk menjalani hidup. 
Karena hidup tak hanya untuk satu hari 
Hidup untuk selamanya. 
Meski di dunia kita hanya sebentar saja. 
Hidup tetap selamanya. 
Selanjutnya di Akhirat. 
Untuk itulah kuatkan dirimu. 
Terima apa yang ada untukmu 
Apa yang DIA berikan untukmu 
Tuntut dirimu untuk berbagi 
Tuntut dirimu untuk lebih banyak memberi. 
Karena yang DIA berikan padamu bukan untukmu semata. 

Raihlah banyak hati. 
Yang bisa menemanimu menjalani hidup
Jangan hancurkan hati mereka
Atau kau akan sendirian di jalanan senyap 
Tak ada yang kau tanyai tentang arah sebenarnya

Raihlah suka cita meski duka mengikutinya 
Jangan berharap dicintai, tapi cintai apa yang ada
Hiduplah dengan sempurna, meskipun retakan demi retakan itu terus muncul menghancurkan kesempurnaan. 
Jangan berhenti berharap, karena DIA mencintaimu setiap kali kau Berharap. 

Kisah Perjuangan Sarip Tambak Oso



Pada jaman dahulu kala, di saat penjajah belanda memporak porandakan bumi pertiwi, di kala mereka menguras habis kekayaan negeri  ini. Hiduplah seorang pria pemberani, bernama Sarip Tambak Oso. Nama kecilnya hanya Sarip. Ia tinggal bersama Ibunya yang sudah menjanda sejak lama. Ayahnya meninggal karena dibunuh oleh penjajah Belanda yang haus akan pajak tambak.
Ketika itu Sarip masih kecil, ia bermain di tambak sambil menemani ibunya yang bekerja menyisir ikan dan udang hasil budidaya, yang nantinya akan dijual di pasar Sedati Wetan. Namun pekerjaan ibu dan ayahnya hari itu terganjal oleh iringan penjajah belanda.

Seakan tahu tentang kelanjutan nasibnya, Ayah Sarip mengambil lemah abang atau tanah merah di dekat tambak, lalu menyuruh Sarip untuk memakannya.

“Makanlah Sarip… supaya kamu kuat, sembunyilah dengan ibumu, Ayah akan menghadapi mereka”  Sebelum rombongan penjajah belanda dan tuan tanah mendatangi ayah Sarip. Sarip dan Ibunya bergegas bersembunyi di balik semak belukar,  jauh dari pandangan. Dari balik balik semak belukar mereka berdua menyaksikan betapa kejamnya penjajah belanda menghajar ayah Sarip karena alasan belum membayar pajak.

Hari itu Ayah Sarip meninggal di tambak, dihabisi oleh para penjajah belanda dan tuan tanah, karena alasan yang begitu kejam, belum membayar pajak. Ibu Sarip memilih untuk kabur dari tempat tinggalnya. Lalu membangun rumah baru di dekat Sedati Wetan.

Sarip tumbuh sebagai anak yang pemberani, ia memang pria yang bertempramen kasar, namun ia sungguh peduli pada rakyat yang menderita karena kemiskinan kala itu. Banyak rakyat miskin yang terlantar dikarenakan penjajahan oleh Belanda sangatlah keji dan tak mengenal belas kasih.

Sarip seringkali mencuri di rumah penjajah belanda, atau bahkan di rumah tuan tanah, pribumi yang menjadi penghianat dengan bekerja sebagai antek belanda. Hasil curian yang diperoleh Sarip, tak lantas disimpan sendiri. Ia selalu membaginya kepada rakyat miskin yang ia temui.
Itulah sebabnya, Sarip Tambak Oso, dikenal sebagai perompak dan juga pejuang. Perompak yang ditunggu-tunggu kematiannya oleh penjajah belanda, dan pejuang yang dieluh-eluhkan oleh para rakyat miskin. Beberapa kali ia dikejar penjajah belanda, di bantai sampai mati.

Namun pada hari berikutnya, ia hidup kembali. Keesokan harinya para penjajah belanda geram, lalu mencari Sarip dan membunuhnya lagi. Berkali-kali tragedi ini terulang, Sarip meninggal di tangan belanda dan keesokan harinya ia hidup lagi.

Para penjajah belanda mulai marah, mereka menyediakan hadiah untuk orang yang bisa membunuh Sarip.  Suatu hari datanglah seorang pria yang dikenal sebagai paman Sarip dari ayahnya. Paman Sarip adalah seorang penghianat negeri, ia sering bekerja untuk penjajah Belanda, demi hasil yang tak seberapa banyak.

Tergiur oleh hadiah yang diiming-iming penjajah belanda, Paman sarip membongkar semua rahasia keponakannya. Kekuatan Sarip sebenarnya ada pada Ibunya. Selama ini Sarip hidup kembali karena sang ibu tak rela anaknya mati. Ibunya berteriak “Sarip! Jangan mati dulu! Ini bukan saatnya kamu mati! Belanda masih menjajah kita! Hancurkan mereka dulu! Baru kuijinkan kau mati!” dengan begitu mayat Sarip yang tercecer menyatu lagi, dan hidup kembali. Kata Paman Sarip dengan penuh percaya diri.

“Kita harus membunuh ibunya dulu Menir! Setelah itu habisi Sarip! Percayalah pada saya!” ujar Paman sarip setelah ia menerima imbalan dari penjajah belanda.

Keesokan harinya, saat sarip membagi hasil curiannya ke pasar-pasar. Gerombolan penjajah belanda menculik ibunya. Menganiaya tanpa belas kasihan, sampai ibunya menghembuskan nafas terakhirnya.  Sarip merasa ada yang mengusik hatinya, sesaat ia mendengar jeritan ibunya.

“Anakku! Pergilah! Pergilah dari Desa ini! Atau Mereka akan membunuhmu! Saripp pergilah!” Bukannya pergi meninggalkan desa Sedati Wetan, Sarip malah pulang kerumahnya, dan menemukan jenazah ibunya ditengah-tengah para penjajah belanda.

“Kau apakan ibuku! Ibu!!!” Sarip berteriak menangis sekeras mungkin sambil menghampiri ibunya, namun timah panas yang meluncur dari selongsong senapan para penjajah belanda menembus dada Sarip. Hingga ia terkapar disamping ibunya.

Sarip Tambak Oso, meninggal dengan kedamaian di samping ibunya. Kisah Sarip masih menjadi legenda di Sidoarjo, ada beberapa anggapan bahwa kala itu Sarip belum mati, lalu Belanda menangkapnya, dan menghukumi sarip dengan dikubur hidup-hidup di dalam sumur lalu ditutup batu.

Sarip Tambak Oso adalah salah satu pejuang negeri ini, yang merelakan keselamatan dan nyawanya untuk masyarakat dan ibunya. Namun ia gugur karena penghianatan oleh keluarganya sendiri.

Drama adalah karya sastra untuk diperankan oleh aktor

Drama adalah karya sastra untuk diperankan oleh aktor

Drama (Yunani Kuno δρᾶμα) adalah satu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. Kosakata ini berasal dari Bahasa Yunani yang berarti “aksi”, “perbuatan”.
Drama bisa diwujudkan dengan berbagai media: di atas panggung, film, dan atau televisi. Drama juga terkadang dikombinasikan dengan musik dan tarian, sebagaimana sebuah opera (lihat melodrama).
________________
MESIN TIK YANG MATI
[seting]
Sebuah ruangan sempit yang hanya berukuran tidak lebih dari 2×2 meter dengan penerangan lampu pijar bekekuatan 15 watt yang tergantung di tengah-tengah ruangan dan jendela kecil yang tampaknya dipaksakan ada mengingat ruangan sempit ini memerlukan sirkulasi udara dan cahaya, sehingga menampakkan bayangan samar diatas lantai semen yang sudah gempur dibeberapa tempat sehingga terlihat tanah yang berada dibawah lapisan semennya. Di sudut ruangan disebrang sisi jendela terdapat meja kayu yang salah satu kakinya harus diganjal dengan batu bata dan tak lupa pula lengkap dengan bangku reotnya yang tampak sedikit mempermanis suasana diruangan dengan tekstur kayunya yang berwarna coklat tua yang tampak mulai memudar, di atas meja terdapat sebuah mesin tik tua berhiaskan ornamen-ornamen dari karat yang dari penampilannya saja rasanya layak mesin tik itu mendapatkan penghargaan “lifetime achievement typewriter Award”  atas jasanya yang sudah menerbitkan ratusan juta lembar naskah demi naskah. Sekilas pemandangan ini rasanya hanya bisa dijumpai di museum-museum yang menampilkan diorama tentang kehidupan dan suasana jaman perang, tapi ruangan sempit ini memang ada dan bahkan teramat nyata untuk kita sadari.
[Adegan]
Sore hari menghantarkan sinarnya yang berwarna kemerahan saat  seorang lelaki tua yang kira-kira berumur tidak kurang dari 70 tahun tampak memasuki ruangan sempit, terdengar derit saat pintu ruangan tersebut dibuka yang terdengar seolah tak rela siapapun memasuki ruangan sempit tersebut. Sesaat lelaki tua itu tampak diam sejenak memperhatikan keadaan sekitar seolah ingin benar-benar memastikan ruangan ini memang siap untuknya. Setelah yakin dengan sigap ia menarik bangku dan duduk disinggasana kebesarannya seperti halnya raja-raja tempo dulu pada masa kejayaan mereka. Ya di ruangan inilah dia menjadi raja bagi dirinya dan rakyatnya yang terdiri dari perabot seadanya turut tunduk kepada dirinya. Sebagaimana raja yang berdaulat maka lelaki tua itu memutuskan untuk mengeluarkan titahnya, perlahan jari tangannya mulai memainkan tuts-tuts mesin tiknya [ctak..ctek… ctak…ctek…ctak..ta..tak….tikkk..tikk takkk tak..ctak….ctik…kreeeeeekkkk…ctek…ctak…tek… tekkk…takk…tikk..tek…takkk…ctakk…kreeekkkkkk].
Tiba tiba terdengar suara yang sangat mengejutkan lelaki tua itu, ia mendapati mesin tik tuanya bergetar tak karuan seakan-akan hilang kendali dan terus menerus seperti itu, ia bingung atas kelakuan mesin tik miliknya yang seolah hendak berbuat makar atas dirinya.
[Dialog]
“Hentikan !!!! sudah cukup, sudah muak aku meladeni kau dan kelakuan konyolmu tiap hari. Sudah cukup aku biarkan diriku mendengarkan celotehan konyolmu, bahkan jarimu saja sudah tak kuasa lagi mengikuti kemauan otakmu yang sudah seharusnya kau kubur puluhan tahun yang lalu. Aku lelah !!!!” jerit suara yang berasal dari mesin tik itu.
“Apa yang kau bicarakan sudah bosankah kau bersenda gurau denganku, bermain kata aksara demi aksara, melihat betapa anggunnya pita karbon yang selalu berputar mengusap lembut setiap helai demi helai kertas yang menjadi buah cinta kita bersama, mengapa kini kau berkata seperti itu kepadaku? ” tanya lelaki tua itu.
“Aku sudah muak denganmu, tidakkah kau sadar dengan dirimu sekarang? “, jawab mesin tik yang dibalas juga dengan tanyanya.
“Memangnya kenapa aku sekarang?”  tanya lelaki tua itu lagi.
“Hah… ternyata kau pun tak sadar, dulu kau memang seorang yang gagah dan berkuasa, setiap orang mendengarkanmu bahkan  akupun merasa senang bisa menemanimu, tapi sekarang… lihatlah dirimu, kau ini sekarang hanyalah seorang raja tua yang sudah kehilangan segalanya, ocehanmu sekarang tak lebih dari sekedar omong kosong belaka, kau tak lagi berguna!”  jawab mesin tik.
“ Apa katamu ? kau pikir hanya karena usiaku yang menua dan keriput sudah memenuhi sekujur badanku, aku tak lagi dapat memberikan arti dari keberadaanku, apakah arti dari keberadaanku ini hanyalah sia-sia belaka… jangan kau pikir aku akan berhenti memberikan makna hidupku ini kepada dunia!”, kata si lelaki tua dengan emosi yang teratahan.
“Dunia? kau katakan makna hidupmu pada dunia ha… ha….ha…ha…ha…” Tawa mesin tik itu.
“Apa yang kau tertawakan?” Tanya lelaki tua dengan perasaan yang terluka.
“Dunia mana yang kau maksud ? dunia mana yang mau menerimamu, menerima seorang lelaki tua yang tak ada artinya”  jawab mesin tik.
“Dunia yang mau menerima dan menghargai setiap hikmah dan nilai-nilai kehidupan mereka yang telah membangunnya, dunia yang menghargai setiap kisah dari seorang tua yang  ingin membagi apa yang ia rasakan dan apa yang ia alami, dunia yang memandang seorang bukan dari siapa orang itu, melainkan apa yang telah ia itu perbuat, dunia yang akan selalu belajar dari masa lalunya. Dunia itulah yang akan selalu mengakui keberadaan seorang lelaki tua sepertiku.” jawab lelaki tua itu dengan pancaran mata penuh dengan harapan dan keyakinan.
“Dunia itu telah lama mati terkubur bersama tulang-belulang orang-orang sepertimu!. Kau terlalu lama hidup dalam kerajaan sempitmu sehingga kau tak lagi menyadari apa yang telah berubah. Duniamu sudah berubah menjadi dunia yang penuh dengan penyakit-penyakit yang membuat setiap orang lupa akan makna dirinya dan darimana ia berasal. Duniamu sudah berubah dimana sekarang kepalsuanlah yang menjadi rajanya, kemunafikan yang menjadi singgasananya dan bahkan sang raja pun sudah mengeluarkan titahnya sehingga kebencian hinggap disetiap hati, tanpa menyisakan sedikitpun nurani dan rasa keadilan dari warisan duniamu, duniamu hanya utopis belaka hanya impian bagi kerajaan konyolmu!.” Balas mesin tik dengan ketus.
“ya.. duniaku sekarang memang hanya utopis bagi jiwa yang telah kehilangan akarnya sepertimu. Tapi di luar sana impianku akan tetap hidup bagi setiap orang yang tahu darimana ia berasal. Dan mimpiku kan menjadi jawaban dari setiap jiwa yang terus menggantungkan harapnnya pada matahari.”
“Ha…ha…ha… betapa naifnya dirimu, bahkan mataharipun ada kalanya tenggelam dan berhenti tuk menerangi dunia, dan orang tua sepertimu sudah saatnya hilang dan punah bersama kenaifanmu.” Jawab kembali mesin tik yang disertai tawanya.
“Berhenti? Bagiku hanya ada 2 titik dalam kehidupanku, yakni saat kelahiranku dan akhir kehidupanku dan selama waktuku belum tiba aku tidak akan pernah berhenti.” Kembali lelaki tua itu berkata.
“kau sudah tamat… KAU SUDAH TAMAT!!!!.”
“Tidak …. Tidak akan pernah!!!” bantah lelaki tua itu.
“Seribu kalipun kau mengatakan tidak keadaan akan tetap berubah. Lihatlah keluar jendela, lihatlah bagaimana mataharipun perlahan tenggelam dan hilang ditelan malam.” Kembali mesin tik itu berkata.
“hentikan !!!.” kemarahan lelaki tua itupun memuncak dan dengan kemarahan yang teramat sangat dilemparkannya mesin tik itu sehingga jatuh kelantai yang keras, mesin tik itu pun terkapar tiada daya dan mati menjemput ajalnya, meninggalkan segala kepicikan dan kebodohannya yang membunuhnya sendiri.
Lelaki tua itu bingung, tersentak ia dalam pikiran nanarnya, yang ia pikir selama ini bahwa sahabat setianya adalah mesin tik itu, disaat anak dan istrinya perlahan meninggalkannya, tapi sekarang ia mendapati sahabat setianya kinipun telah meninggalkannya, menghianatinya. Kini dalam kesedihan dan kemarahannya yang bercampur menjadi satu, ia bagaikan partikel kecil yang terhempas ke kanan dan ke kiri, ke atas dan ke bawah, ke depan dan ke belakang dalam dunia yang kini tak lagi menerima keberadaan dirinya. Ia merasa perlahan dirinya terhisap ke dalam pusaran lubang hitam dimana setiap materi tak lagi terukur dalam satuan massa-nya lagi, dan tak lagi menjadi milik konstelasi dunia.
Hening sesaat mewarnai suasana sore itu, bahkan lelaki tua itupun masih duduk termangu tanpa tahu apalagi yang harus ia lakukan. Kesedihan masih mewarnai langit senjanya. Perlahan ia bangkit dari lamunannya, berdiri dan menatap sesaat ke arah jendela kecil ruangan itu, memandangi langit senja di cakrawala. Yah matahari kini mulai meninggalkan dunianya dan melepaskan dirinya ke dalam pelukan malam dan membiarkan bulan menuntunya sebagaimana bulan
kan memberikan setitik harapan bagi jiwa lelah yang menantikan sinar matahari. Kini sudah saatnya bagi dirinya pikir lelaki tua itu, ia membalikkan tubuhnya dan melangkahkan langkah kakinya yang mulai gontai menuju sisi lantai dimana mesin tik-nya yang tak lain sudah menjadi seonggok besi tua yang tak lagi berguna. Perlahan ia mengangkat mesin tik itu, sangat pelan sekali, dengan lembut ia letakkan mesin tik itu dalam pelukannya, ingatan demi ingatan terlintas dalam benaknya, terbayang ia saat ia menggendong anaknya saat masih bayi dulu, dan seperti halnya anaknya ia tahu bahwa ia juga harus berpisah dengan mesin tik miliknya. Dalam keharuan dan air mata yang bergulir diatas pipi keriputnya ia letakkan kembali mesin tik itu keatas meja kayunya dan memandang untuk terakhir kalinya. Perlahan lelaki tua itu membalikkan tubuhnya dan berjalan keluar ruangan sempit itu dan pergi tanpa pernah kembali lagi, meninggalkan kerajaannya, meninggalkan semuanya.
Ruangan sempit itu tak lagi sama, sekarang ruangan itu hanyalah kerajaan tanpa raja yang duduk di singgasana kebesarannya, tanpa ada lagi titah yang dulu mewarnai hari-hari dalam ruangan itu. Sang raja kini sudah menemukan kerajaannya sendiri, di dalam kerajaan hatinya yang takkan pernah meninggalkannya bersama kebijaksanaannya dan dalam pelukan malam yang menjadi singgasananya serta angin malam yang kan selalu meniupkan dan membawa titahnya mengarungi angkasa, memasuki mimpi-mimpi malam setiap insan yang terlelap dalam mimpi hari esok mereka hingga mereka terbangun dan menjadi raja bagi diri mereka sendiri, raja bagi setiap harapan mereka sendiri. Tamat.
Dari buku sekolah.
________________
Terima kasih kepada: Okrek (Produk Busana Muslim)Duta Pulsa (All Operator Pulsa Elektrik)Mode (Belajar Mendesan Busana)Persewaan Alat Pesta / Tenda,   Permata Martapura di FacebookGamis Modern di Facebook

Saat malam pertama, aku tidak keluar darah, aku bilang apa ke suamiku

Saat malam pertama, aku tidak keluar darah, aku bilang apa ke suamiku nanti kalau aku bertemu jodoh. mm aku sedih

Virgin: Pas mlm ptama,aku g keluar darah.aku blg apa k suamiku nanti klo aku ktmu jodoh.mm aku sdih.
-
Afandi: banyak yang tidak keluar darah pada saat malam pertama.
meskipun wanita itu benar-benar perawan sebelumnya…
.
Sangat sedikit laki-laki yang suci jadi dia juga mestinya malu  jika menuntut  kesucian yang benar-benar suci.
dan jika laki-laki itu suci, biasanya dia juga laki-laki yang baik, yang tidak menuntut, tapi menerima apa adanya.
.
Jadi jika pada malam pertama tidak keluar darah, bersikap biasa saja. tetap menikmati hubungan dengan baik, dan ikuti naluri wanita.
jangan menyinggung dan berbicara mengenai hal-hal yang mendekatkan pada pembicaraan mengenai hal itu.
Bicara saja tentang cinta dan kasih sayang.
Jika si dia yang bertanya, jangan menunjukkan sikap takut, tapi tetap tenang dan biasa, dan tetap sambil bermesrah pada dia…
katakan saja.
“setahuku memang banyak wanita yang tidak keluar darah saat malam pertama, ada yang karena memang selaputnya sangat tipis, ada juga yang sudah sedikit robek karena kecelakaan”
lalu langsung ajak bicara yang lain. Tetap dengan tenang dan mesrah
.
Wanita yang perawan dan yang tidak perawan rasanya sama saja, (kecuali wanita yang sudah pernah melahirkan dan tidak menjaga tubuhnya),
bahkan bagi laki-laki yang sudah berpengalaman memakai banyak macam wanita,
Bahkan wanita penghibur yang sudah dipakai oleh banyak laki-laki, bisa terasa lebih enak dibanding perawan, karena wanita penghibur itu lebih pintar memainkan tubuh dan organ kewanitaannya.
Jadi jangan takut, dan jangan dibicarakan.
.
Masa lalu kita, sudah berlalu.
Bahkan jika pernah melakukan dosa, haram hukumnya, kita membuka aib diri sendiri. Apalagi hanya karena kecelakaan atau sesuatu yang diluar kuasa dan kontrol kita. Jangan biarkan kemesraan diri kita dan suami terganggu oleh hal yang tidak perlu.
Layani suami dengan baik, buat dia mencintai kita, dengan cara kita mencintainya dengan tulus.
Buat dia lembut dengan kita, dengan cara kita tidak pernah memperlakukan dia kecuali secara lembut.
Perbaiki akhlak, terus dekatkan diri pada Tuhan.
Jika mengeluh, mengeluhlah hanya pada Tuhan, jangan pada yang lain, apalagi pada suami yang bukan saja kita cintai, tapi kita harapkan cintanya. Beri dia hiburan dan senyuman. Beri dia harapan akan hadirnya anak-anak yang sehat dan baik, dengan cara kita selalu menjaga kesehatan tubuh, dan menjaga kesehatan hati dan mental kita, yakni dengan selalu melakukan pola hidup sehat dan rajin beribadah serta bersedekah.
.
Semoga Yang Maha Kuasa selalu memberi kemudahan pada kita,
semoga Yang Maha Kaya selalu memberi kita rejeki yang barokah.
-
Virgin: Mksh bnyk y pak ats nasihatx mga sy bs tegar dpt cobaan ky gni
-
Afandi -: sama-sama
amin
sebaiknya jika bertanya atau bercerita mengenai hal semacam itu, tidak menyebut pribadi tertentu, termasuk jika pribadi itu adalah diri kita sendiri.
kita bisa menggunakan kalimat…. “jika ada orang yang mengalami hal seperti ini… ini … “
dan orang yang baik dan ingin belajar bijak tentu tidak akan menanyakan siapa orang itu.
jika dia menanyakan siapa orang itu, dan mendesak, sebaiknya cerita dan bertanya pada yang lain.
-
Virgin:  Cobaan brt pak..doain y mga sy mnmukan jodoh sy laki2 yg baik.mski sy sdh ky gni.
-
Afandi -: insyaAllah
semoga selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap urusan
-
Virgin: Dulu aku org yg amat tjaga.aku blm pnh pcrn.dulu aku memimpikan cinta dan ksucianku u suamiku.tp tnyta jalan hdp tdk datar,cobaan mnimpa aku,aku dikerjain rekan kerja.dia menghipnotis aku.kmdian dia mperkosa aku
.
Krn cobaan tsb.aku resign krn aku trauma.skrg aku mengajar d **** d****.aku pngn menemukan jodohku.tp crx gmn,aku jd susah buka diri
-
Afandi -: seorang wanita yang benar-benar jelas bukan wanita baik-baik saja bisa menemukan jodohnya. terus berdoa dan berusaha saja, insyaAllah akan ada jodoh yang baik untuk orang-orang yang berserah diri pada-Nya.

Tenda Pelaminan - Pameran sampai Pernikahan


Tenda adalah satu hal yang paling diperlukan untuk melindungi peserta acara dari panas dan dingin, dari debu bahkan polusi udara, serta berfungsi untuk memperindah suasana dengan dekorasi di setiap sudutnya. Kain warna warni menjuntai dari atap sampai ke bawah menutupi privasi saat acara dimulai.

Sering sekali tenda kami dipesan lengkap dengan kain kebernya yang warna-warni, beserta dekorasi yang memperindah suasana. Kami menyediakan banyak jenis kain untuk memperindah tenda yang dipesan, satu paket dengan kain yang menghiasi kursi tamu, meja hidangan dan bahkan konsep layar, panggung, pelaminan, juga kuade.

Kami melayani pemesanan tenda untuk acara pernikahan, acara sekolah, acara kampus, komunitas, pameran, bazzar, acara di kantor pemerintahan dan acara umum lainnya.

Ingin pesan tenda hubungi kami di wa / sms : 0856 0741 7153

DIJUAL CEPAT - Rumah Wilayah Strategis Gresik



Dijual CEPAT. Rumah Strategis di Jl. Awikoen Madya no 5. Sekitar 500 meter dari Jl. Veteran Gresik.


Sertifikat Hak Milik, ukuran bangunan 242 m2, ukuran tanah 403 m3

Jalan paving lebar 4 m. Posisi pojok, menghadap utara.

Ada 5 ruang tidur, ada ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, gudang, teras depan, teras belakang, 2 kamar mandi, balkon.

Ada kebun dengan beberapa tanaman yang sekarang sedang berbuah.

Tandon air besar cukup untuk cadangan beberapa minggu. Ada PLN, telpon, dan PDAM.

Ada carport di depan yang cukup untuk 2 mobil.

Lingkungan tenang, cocok untuk hunian keluarga dan tempat kumpul keluarga.

Serius membeli Hubungi Ayuna : SMS/ WA 085607417153 - 0313986481

 
Layanan untuk Anda: Cerita dari Ayuna Kusuma | AYUNA Duwur | dari Ayuna | Lihat dalam Versi Seluler