- . - . - . - . - - | Facebook | Twitter | GPlus |

Teka Teki Pembunuhan. : Mayat di Taman

 


Suatu hari, di taman kompleks apartement seorang pejalan kaki menemukan, 3 tas dan satu koper yang berbau busuk. Setelah ia buka sedikit tas itu, ternyata berisi mayat yang telah dimutilasi. Segera ia melaporkan ke polisi terdekat.
Setelah tim investigasi datang, dibongkarlah beberapa tas dan koper itu. Berikut ini keterangannya :
1.    Tas satu, tas olahraga berwarna merah darah. Berisi dua tangan korban, yang terpotong rapi.
2.    Tas dua, tas ransel camping berwarna hitam, berisi kepala dan badan. Bekas potongannya juga rapi.
3.    Tas tiga, tas perempuan yang berisi telinga, mata, dan bibir, juga berbagai identitas korban
4.    Koper berisi kaki korban dan baju yang telah terobek-robek. Seperti yang lainnya potongan-potongan tubuhnya sangat rapi.
Berikut ini identitas korban. Korban bernama Yas Mira, berumur 24 tahun, masih kuliah di jurusan hukum Universitas Jember. Aktif dalam berbagai organisasi kampus. Terutama organisasi kewanitaan yang berhubungan dengan KDRT.
Menurut data yang dihimpun, berikut ini acara yang dihadiri korban sebelum meninggal.
07.00 ke perpustakaan  kampus untuk mengerjakan soal dari dosen bersama ke 2 temannya dan pacarnya.
10.00 menghadiri perkuliahan dan melakukan berdebatan yang sengit dan subjektif dengan dosennya.
13.00 pergi menemani sahabatnya, untuk melihat persidangan cerai, disana korban juga terlibat berdebatan dengan penggugat cerai.
14.00 korban sudah lost contact

Berikut ini orang-orang yang menjadi tersangka:
1.    Tiara (24) teman korban yang terakhir kali bertemu korban di kampus, ia dinyatakan beberapa orang sedang memiliki konflik dengan korban. Konflik asmara, karena pacar Tiara direbut oleh korban, dan Tiara digosipkan memendam dendam, dan beberapa kali berbicara kepada teman-teman lainnya akan membunuh korban.
2.    Mida (24) Sahabat Tiara.
3.    Rorry (25) pacar korban, mantan pacar tiara. Rorry digosipkan juga terlibat konflik dengan korban, bersangkutan dengan perebutan mobil korban. Beberapa kali korban meminta mobilnya dikembalikan dan ingin putus, karena Rorry dipergoki sedang berselingkuh dengan Tiara.
4.    Pak Guntur. Seorang pengusaha yang menjadi penggugat cerai, beliau terlibat konflik dengan korban, setelah korban menjelaskan kepada hakim, bahwa pak Guntur harus dihukum karena telah menyiksa dan mempekerjakan istrinya sebagai pelacur untuk rekan bisnisnya. Merasa tidak terima pak Guntur di selesai persidangan tertangkap basah mengancam akan membunuh korban.
Tebak siapa pembunuh sebenarnya? Soal yang mudah kan ? hehehe

azmi almughniy mengatakan...

Pembunuhnya adalah mida, bekerja sama dengan ayahnya, karena yang paling mungkin mengajak korban ke sidang perceraian adalah mida (tiara tidak mungkin, karena memusuhi korban).
Fakta : untuk apa menghadiri persidangan cerai yg tidak melibatkan anggota keluarga anda?
jadi mungkin saja mida meminta korban untuk membela ayahnya (pak guntur) agar tidak dihukum, tapi yg terjadi korban malah menuntut pak guntur(ayahnya mida).
tapi saya belum bisa jelaskan kenapa mayatnya harus dimutilasi

azmi almughniy mengatakan...

Mungkin mayatnya dimutilasi supaya polisi tidak bisa mengenali identitas korban dan memanipulasi pembunuhnya (koper, tas olahraga dan tas camping biasanya dimiliki oleh laki-laki)
dan tas perempuan adalah tas korban yg lupa dikeluarkan identitasnya

She Share mengatakan...

Disini kalo gua jawab dapet HADIAH gak ea?
Kaya yang disitus WWW.TEKA-TEKI.COM itu guys..
Disana gua udah 3 kali menang & dapet pulsa 15ribu.

Lumayan bwt telponan hihi

Ahmad 241dun mengatakan...

Dugaan sementara adalah Pak Guntur, karena dia yang paling ingin membunuh korban dan belum cukup bukti untuk membuktikannya.

darmarian Darma mengatakan...

Klo memperhatikan tas 2 yg memuat tubuh korban,pelaku harusnya lebih dari satu .tersirat pria dan wanita yg pastinya sedang bermasalah dengan korban dan menilik motif yg ada maka pelakunya afalah pasangan selingkuh rorry dan tiara

Rulian Putra mengatakan...

Mida, nanti gue jelasin deh

 
Layanan untuk Anda: Cerita dari Ayuna Kusuma | AYUNA Duwur | dari Ayuna | Lihat dalam Versi Seluler