- . - . - . - . - - | Facebook | Twitter | GPlus |

Fanfiction - Jeo-Ju - Part 1 - Series



Author : Ayuna Kusuma

Genre : Mystery, Romance, Action

Maincast :

Hyun Bin : Hyun
Taeyeon SNSD : Taeyeon
Jo Youngmin : Jo Youngmin
Jo Kwangmin : Jo Kwangmin

Location : Seoul, Korea

28 April 2013 08:00 618-1 Ahyeon-dong, Mapo-gu, Seoul, Korea Selatan

Hari minggu merupakan hari istimewa di Seoul, banyak orang yang menghabiskan waktunya di pusat hiburan keluarga, atau sekedar mendaki gunung, di hari minggu juga banyak sekali remaja yang menyelenggarakan acara, dari hiburan sampai acara yang serius seperti pagelaran galeri teknologi di pusat kesenian Seoul.

Tapi sepertinya hari minggu sama saja bagi setiap polisi. Hari minggu mereka harus bertugas bahkan lebih ketat lagi tugas mereka.

Seperti ketiga orang yang duduk di ruang rapat tertutup, di kantor polisi Mapogu. Mereka bertiga sangat konsentrasi melihat adegan-adegan yang ditampilkan di layar besar di depan mereka.

“Lihatlah… bagaimana gadis itu meloncat dari gedung lantai 15, ia seperti sedang berbicara dengan orang lain disana, padahal di rekaman itu tak ada siapapun kecuali gadis itu… coba lihat dia, hmmm” kata seorang petinggi kepolisian, mengarahkan kedua anak buahnya untuk melihat tayangan yang ia berikan.

Wanita yang ada di sebelah kanannya, mendekatkan wajahnya untuk melihat lebih jelas.

“Oh… sepertinya ada orang lain yang menyuruhnya untuk meloncat dari balkon… Komisaris… adakah rekaman lainnya? Dari sisi yang lain?... mungkin saja ada anak lain yang bersembunyi di suatu tempat lalu membuatnya takut dan akhirnya melakukan bunuh diri?” wanita yang memakai label detektif seoul itu mulai tertarik dengan kasus yang di paparkan komisaris polisi.

“tidak ada…. Hanya ini saja…. Tapi aku mendapatkan banyak rekaman yang sama dengan ini, rekaman dari tempat lain, lokasi yang lain, tapi ke semuanya, semua tempat ke jadian masih di sekitar Seoul. Dan semua korban adalah murid Daedong Highschool Seoul. Ah… aku lupa… coba lihat ini… aku sudah merubahnya menjadi pict jpg… sebentar… Hyun… Taeyeon… silahkan nikmati dulu Americano yang sudah kubeli hehehe… aku merasa bersalah karena menyuruh kalian bekerja di hari minggu” kata pria yang memiliki jabatan komisaris itu.

“ah… terima kasih…sebenarnya aku juga senang bekerja di hari minggu hehehe… aku sedang single saat ini, jadi hari minggu sangat kubenci” kata pria yang dipanggil Hyun oleh komisaris.

“Hehehehee…. Kau bisa saja, kenapa tak kau tembak saja taeyeon… dia juga sedang single iya kan?” goda komisaris sambil mengotak atik laptopnya.

“Hahaha.. ha… Komisaris kau bisa saja… aku tak mungkin kencan dengannya, komisaris… apa kau tahu? Hyun pria yang suka buang gas sembarangan, aku tak mau bila kita kencan dia buang gas ketika kita sedang romantic hahahahaha” kata-kata Taeyeon membuat mereka semua tertawa dan melupakan sedikit ketegangan di ruangan itu.

“Nah… sudah… coba lihat ini” kata Komisaris sambil mengklik mouse laptopnya. Beberapa foto terpampang di layar. Di setiap foto itu ada dua bayangan pria yang tampak di kaca. Satu lagi foto yang dilihatkan komisaris, membuat Taeyeon bergidik.

“Oh… mereka terlihat masih muda… tapi mereka hanya tampak di kaca saja… oh… apakah pembunuhnya hantu?” kata Taeyeon

“kalau menurutku mereka manusia… hanya saja mereka memanipulasi kamera cctv” kata Hyun sambil mencatat sesuatu di kertasnya. “Yeon… bisakah kau lihat?? Wajah mereka sama… iya kan? Seperti anak kembar… hmmm dan lihatlah… seragam mereka sama dengan seragam siswa Daedong Highschool… kemungkinan mereka adalah salah satu siswa Daedong” Hyun kembali menuliskan sesuatu di catatannya dan memasukkannya ke jas.

“Aku ingin kalian menyelidiki siapa mereka, dan segera menangkap kedua pria itu, agar kita semua bisa melakukan investigasi lebih lanjut. karena peristiwa bunuh diri yang sama, sudah terjadi 20 kali dan menewaskan 20 murid Daedong Highschool. Apakah kalian bisa menerima tugas ini?” Tanya Komisaris dengan tegas.

"Ommo... 20 murid??" mata Taeyeon membelalak seakan ingin keluar karena terkejut.

"Hummm 20 murid" tegas komisaris.

“Ya… aku akan mengatasi masalah ini” jawab Hyun

“Hyun… aku rasa target kita kali ini bukan orang biasa, buktinya mereka bisa membunuh 20 anak dibawah umur dengan tipuan cctv seperti itu… Ya.. aku mau mengatasi masalah ini”

“Baiklah… ini semua beberapa catatan mengenai korban, dan aku sudah mencatat kode masuk ke motherboard sekolah itu. kalian berdua bisa melihat siapa saja yang berpeluang besar menjadi tersangka utama, okey… aku harus menemani Nari mendaki gunung dulu… hehehehe… dia terlalu merindukan Appanya…” kata
Komisaris sambil bersiap-siap memakai jaket sport.

“Bye bye… Hyun… Taeyeon… sampai jumpa hari senin depan” kata Komisaris sambil berjalan keluar ruangan.

"Bye bye.... hati-hati dijalan..." balas Taeyeon

“Oh… Nari… anak komisaris itu tahun kemarin baru masuk Daedong Highschool kan? Aigoo… mungkin itu sebabnya komisaris membuka kasus ini” kata Hyun sambil membuka file-file korban di depannya.

“Humm… Hyun… coba buka lagi file ini… foto ini.. mereka terlihat seperti kembar… iya kan?” kata Taeyeon sambil membuka beberapa foto di laptop.

“Hmmm… sebentar aku akan cari datanya di motherboard Daedong highschool… hmmm…. “ kata Hyun sambil membuka laptopnya lalu memecahkan beberapa password, tanpa menunggu lama Hyun sudah memasuki bank data sekolah itu. Disana ia mencari pasangan kembar yang sekolah atau mengajar di sekolah itu. Akhirnya dia mendapatkan 2 pasangan kembar.

“Woaaaaaah… Taeyeon… coba lihat kesini” panggil Hyun, Taeyeon meloncat dan mendekati Hyun, ia lihat di layar ada dua pasangan kembar, sama-sama anak lelaki, tapi Taeyeon menunjuk salah satu pasangan kembar yang ada di kiri layar.

“Hyun… aku rasa mereka orangnya… lihat dari postur tubuh, bentuk wajah dan style rambut, ya mereka orangnya… coba lihat identitas mereka..” pinta Taeyeon, tangan gadis itu kemudian bergetar ketika melihat kedua nama murid kembar itu

“Jo…? Jo Twins…? Ommo…. Lihatlah mereka… mata mereka sepertinya saling memiliki pertautan energy yang luar biasa… Hyun… mereka lah pembunuhnya” kata Taeyeon, ia duduk di samping Hyun dan terus melihat ke layar laptop yang menampilkan kedua murid kembar.

“haisss… Jjamkkanman… Yeon… kau tak bisa seperti itu, kita belum punya bukti yang pasti mengenai tersangka utama, dan kelihatannya mereka berdua hanya murid biasa. Mungkin saja ada orang yang menggunakan refleksi foto mereka dan memantulkannya ke jendela kaca, pembunuh utamanya pasti ingin kita menangkap mereka berdua”

“Andwae!!!... Hyun… Andwae!!” Yeon memundurkan kursi kerjanya dan berteriak begitu keras.

“Yeon… ada apa denganmu?” Tanya Hyun sambil menenangkan teman kerjanya yang terlihat ketakutan

“Hyun… ayahku adalah Fortuneteller, dia pernah mengatakan padaku, kalau suatu saat nanti, akan ada saudara kembar bermarga Jo, yang akan membawa kerusakan, dan bila misi marga Jo itu selesai, dunia ini akan hancur” kata Yeon, ia memejamkan matanya mengingat-ingat lagi apa yang dikatakan ayahnya.

“HAHAHAHAHAHAHAHA…….. apakah kau terlalu banyak melihat kartun? Atau karena kau sudah mulai menjadi webtoon addict?? Hahahaha… Yeon… mereka hanya anak-anak..” Hyun mentertawakan temannya sambil memegang perutnya yang kram.

“HYUN~!! AKU HARUS MENGHADAPI MEREKA SENDIRI!! EOH!! Kirim aku ke sekolah itu… harus aku yang menangkap mereka… Hyun!!”
Taeyeon berlutut di depan Hyun yang sedang duduk sambil tertawa.

“Hahahaha… Yeon… jangan bercanda lagi. Perutku sangat sakit.. woaa ekspresimu sangat mengagumkan… kau harus menjadi artis”

PLAAAZZZZ….

Taeyeon menampar wajah teman kerjanya dengan kesadaran penuh “eotteohge!!! Aku serius HYUN!! Bisakah kau melihat keseriusan dalam diriku? Eoh? Dari wajahku?”

Menerima tamparan dan makian Taeyeon, tawa Hyun semakin lepas. “HAHAHAHAHHAHAHAHAHA….. Okey…. Kita tunggu saja satu hari ini, apakah ada yang mereka bunuh lagi atau tidak”

PLAAAAZZZZ…….

“Hyun… apakah semurah itu nyawa manusia?? Kirim aku sebagai guru pendatang di Daedong Highschool, setelah itu aku akan tunjukkan padamu kalau mereka berdua. Jo Youngmin dan Jo Kwangmin… mereka adalah Jeoju… yang akan membunuh semua orang sesuka hati mereka, eolmana? Kau setuju?”

“Hahahahahaha…… baiklah… kau akan ku kirim ke sekolah itu untuk menyelidiki siapa tersangka utama dalam kasus ini, tapi kau jangan terlalu berpegang teguh dengan khayalanmu… tidak ada yang namanya kutukan, dan kau harus hidup dalam sebuah kenyataan” kata Hyun sambil menyuruh temannya duduk di tempat semula.

“Kita lihat saja nanti… apa yang dikatakan ayahku adalah benar… dan kalau benar, kita harus membunuh anak kembar itu, agar ia
tak lagi membuat kerusakan di bumi ini”

“hum… apakah harus membunuhnya?” Tanya Hyun mulai serius

“Harus… mereka adalah pasangan yang menakutkan… aku bisa merasakan dari tatapan matanya… tak heran kalau banyak korban yang ketakutan dan memilih untuk bunuh diri… tapi aku tak tahu apa yang alasan mereka membunuh semua korban…” kata Taeyeon sambil membuka lagi semua file korban yang diberikan komisaris

“Hummm….. kita akan tahu setelah kau sudah menjadi guru disana”

To be continue

 
Layanan untuk Anda: Cerita dari Ayuna Kusuma | AYUNA Duwur | dari Ayuna | Lihat dalam Versi Seluler