- . - . - . - . - - | Facebook | Twitter | GPlus |

Fanfiction Cause I'm V Part 7 END


Fanfiction : Cause I'm V part 7

Author : Ayuna Kusuma

Maincast : V BTS , Army/You, Jungkook

Genre : Love, Sadness, friendship.



Malam berganti pagi, pagi berganti malam, V kemungkinan sudah melupakan mengenai Army yang kini sudah bersama pria lain, kemungkinan ia juga terlalu pusing dengan posisinya saat ini. Ingin melampiaskan semua keegoisannya, tapi nanti hubungan baik Ayahnya dengan Ayah Jungkook akan memburuk. Mengingat Jungkook suka sekali mengadu, V sudah merasakan hidup dengannya beberapa tahun, ia tentunya tahu pasti apa yang akan terjadi bila ia memaksakan diri mengikuti keinginananya.

V keluar dari gedung esport dengan wajah riang, senyumnya yang khas menunjukkan giginya kini bisa terlihat lagi, tak seperti kemarin malam ia terlihat begitu gila.

"V!! Selamat! Kau mendapatkan jackpot hari ini hehey!!" sapa temannya yang juga keluar dari gedung esport.

"Ye!! Gamshahaeyo!! Sunbaenim! Hehehehe" balas V.

"Kau akan ajak kami minum dimana?" tanya teman V sambil memukul-mukul pundak V, menunggu kejutan yang diberikan V kepada teamnya yang telah bermain begitu keras demi kemenangannya.

"Ah... maaf aku tak biasa minum... Kalau kalian mau... Ikut aku... Silahkan... aku akan ke blok D, disana ada food truck... kita makan malam disana saja...hehehehe... "

"Food truck!! Ya...... apa tidak ada tempat yang lain??? Auuuh..... Arraseo... kau saja yang kesana!" teman-teman V yang satu team pun berlarian meninggalkannya.

"hmmm.... dasar!" gumam V sambil menunjukkan wajahnya yang mengerikan. Di rapatkannya jaketnya, karena malam ini begitu dingin, ia mulai melangkahkan kakinya ke Food Truck yang letaknya beberapa block dari gedung esport.

Malam ini jalanan perkantoran tampak mulai sepi, lain dari biasanya, tapi food truck milik Jung masih tetap berada di tempatnya semula, seperti malam sebelumnya.

"Aigoooooo.... Lelahnya...!!" gumam V sambil menghempaskan pantatnya ke trotoar, dilihatnya Jung yang sibuk membereskan dagangannya. "Jung......" panggil V lirih.

Gadis itu langsung melihat ke belakangnya, ia sama sekali tak melihat siapa yang memanggilnya, merasa ada yang aneh Jung pun mempercepat aktivitasnya.

"Jung.... aku disini.... buatkan aku bibimbap.... aku lapar...." gumam V lirih. Jung masih mencari-cari siapa yang memanggilnya, sedangkan V malah tertidur di bawah meja.

Setelah keliling truck beberapa kali, Jung akhirnya menemukan V yang sudah terlelap di bawah meja makan miliknya.

"V!!!!!!!!!!!!" teriak Jung hampir memukul V, tapi ia tahan pukulannya setelah mendengarkan dengkuran V.

Jung duduk di samping V yang sedang bermimpi indah, dilihatnya wajah V yang begitu lelah, lalu matanya beralih ke tangan V yang menggenggam secarik kertas. Diambilnya kertas itu, lalu dirapikannya.

"Pria aneh... bisa-bisanya kau tidur di tempatku seperti ini.... untung aku yang menjaga stand... kalau ibuku yang menjaga... kau bisa dibunuh saat ini juga!" kata Jung.

V merebut kertas yang dirapikan Jung,

"Kalau bukan kau yang menjaga... tak mungkin aku seperti ini..."

"Hasssh.... ha!... kau pura-pura tidur hah? Bangun lah! Jangan merepotkanku!" kata Jung sambil membantu V bangun.

"Ahhhhhhhhh......... andwae........ heheheheheheheeeee... Army...! buatkan aku bibimbap!... hummm... palli palli palli!... Army Jjangjjang!" Rayu V.

"Mwooooooo?? Apa aku tak salah? Kau sedang merayuku?" tanya Army, V hanya menangguk sambil tersenyum memperlihatkan giginya yang bersih.

"Army... kau sudah membeli smartphone yang sama?"

"Sudah... tapi warnanya berbeda... ah... aku lupa... ternyata harganya lebih murah dari yang sebelumnya... ini kukembalikan uangmu... 200.000 won... Bangunlah V! Jadilah orang normal kalau bertemu denganku...!" Kata Army sambil memasukkan uang ke kantong jaket V.

"Arraseo... Arraseo... tapi buatkan aku bibimbap 2 porsi seperti malam kemarin!" V pun bangkit dan pindah ke kursi, di rebahkannya kepalanya ke meja, lalu melanjutkan tidurnya.

"V...." panggil Army lirih.

"Hmmm" sahut V yang masih mempertahankan posisi tidurnya.

"Jangan lupa... panggil aku Jung... aku tak suka nama Army!..."

"Tapi aku suka memanggilmu Army.... bagaimana kalau begitu keadaannya?"

"Aku tak mau kau samakan dengan gadis yang sudah meninggalkanmu dan memilih bertunangan dengan pria lain... lagipula... aku lebih suka nama Jung.."

"Army.... kau akan tetap kupanggil Army... karena kau adalah Army milikku"

"MWO!!! APA KATAMU!!" teriak Army ia berlari mendekati V sambil mengancam pria itu dengan pisau dapurnya.

"eeh??" tanya V sambil mengangkat kepalanya dengan malas

"Auh!!.... bisa-bisanya aku bertemu orang aneh yang makan hati sepertimu! dan tega-teganya kau kembali ke food truckku malam ini eoh....?"

"hehehehehehehehehehe......." V hanya tersenyum lalu merebahkan kepalanya lagi. "Sudahlah Army... hari ini aku begitu lelah... sedari pagi hingga sepuluh menit yang lalu aku harus bertarung dengan banyak gamers di dunia... aku ingin sekali makan bibimbap yang kau buat untukku..."

"Waeeeee!! Kau bisa meminta Army! jangan meminta pada Jung! Sana pergi!!"

"Ia tak sepintar dirimu, lagipula aku belum pernah melihatnya memasakkan untukku... dan... sekarang ia bukan Armyku... Kaulah yang Armyku... Auh... perutku sakit... bisakah kau percepat memasaknya?"

The End

 
Layanan untuk Anda: Cerita dari Ayuna Kusuma | AYUNA Duwur | dari Ayuna | Lihat dalam Versi Seluler