- . - . - . - . - - | Facebook | Twitter | GPlus |

Fanfiction Tomorrow Part 7


Fanfiction TOMORROW

Author : AyunaKusuma

Genre : Drama, Romance.

Maincast :

Minji : You
Micky Yoochun : Yochun
Jaejoong : Jae
Cheska Fiestar : Cheska
Jei Fiestar : Jei
Jang Geun Suk : Geun

Location : LA + Seoul


Yang belum pernah baca... Ayo baca mulai dari awal ^_____^

***


Little Italy masih seperti dulu, ramai dengan pengunjung yang ingin berbelanja, toko dan butik mulai berkembang pesat, Butik milik Jae pun seperti itu, cafe yang letaknya di sebelah butik, telah dibelinya dan dirubah menjadi butik cafe yang bersinergi.

Hari ini, Jae akan pulang ke Korea, tiket pesawat, ia masukkan ke dalam jas. Secangkir kopi ia teguk perlahan. Dua wanita duduk dengan tergesa-gesa di hadapannya.

"Oppa.... pokoknya aku harus ikut denganmu..." kata wanita yang berambut panjang.

"Jei... kau sudah memutuskan untuk membantuku di LA, berarti kau sudah berniat menggantikanku disini kan? aku ingin kembali... kau ikut kembali... dasar kau ini!!" bentak Jae sambil pura-pura memukul wanita muda yang cemberut di hadapannya.

"Jae.... sudah... jangan membentak adikmu... Kau juga... minggu kemarin kau baru saja datang... sekarang merengek ingin pulang lagi... apa sebenarnya maumu hah? apa kau mau menguras uang ibumu ini hah? auh..." tanya Wanita tua yang masih cantik, yang ternyata ibu Jae dan Jei.

"Aaaa... Eomma.... aku masih merindukan kakakku... apa salah kalau sebelum Jae menikah, aku ingin selalu bersamanya? eoh... kapan lagi aku bisa tidur sekamar dengannya? eoh? kalau dia sudah menikah... pasti dia tidur dengan istrinya..."

"Ommo!!! YAAAAAAA!!!" pukul ibu Jei. "Kau ini!!! Memalukan...!! Apa kau menderita sister complex hah?? Jangan Jae... jangan ajak dia bersamamu... bahaya... Eomma akan memeriksakannya ke rumah sakit besok... hehehehe"

"EOMMA!!!!!! Usiaku masih 17 tahun... masih pantas tidur sekamar dengan Jae!!... Aigoo!!! lagipula... kekasihku lebih tampan... MAX lebih tampan darimu!!!" teriak Jei tak mau kalah, ulahnya semakin membuat ibu dan kakaknya semakin terhibur.

"Hmmmm... tinggallah disini... Jei... temani Eomma... aku akan kembali secepatnya membawa kakak iparmu..." celetuk Jae sambil menahan senyum

"Eomma... lihatlah... anakmu yang satu itu rupanya sudah jatuh cinta... hahaha.. apa kau setuju Jae mendapatkan istri orang Korea Eomma?... awas Oppa... kalau calon istrimu kurang cantik... aku dan eomma... tidak akan terima..." kata Jei sambil bergelayut di pundak ibunya.

"Sssttt..." kata ibu Jei sambil membungkam bibir tipis anak perempuannya. "Jaga bicaramu... hummm... Biarlah kakakmu memilih sesukanya... asal calon istrinya bisa bersikap baik padaku dan dirimu... itu sudah cukup... cantik itu relatif... iya kan Jae? kapan kau akan berangkat? bukankah ini sudah pukul 1 siang?"

"Pesawatnya di undur dua jam lagi... jadi masih banyak waktu untuk mengobrol dengan kalian berdua... Ah... Jei... kau tak perlu khawatir... gadis yang membuatku jatuh cinta... ia memiliki wajah yang cantik... tak kalah cantiknya dengan kalian berdua... Minji... selama di Korea... aku akan berusaha membuatnya jatuh cinta padaku... karena malam itu... dia sudah membuatku mengingatnya sampai hari ini" kata Jae sambil menatap jalanan Little Italy yang sudah tampak ramai kembali. "Aku berjanji pada diriku sendiri... aku akan menikahinya dan membawanya ke Little Italy... dan kita berempat... bisa hidup bahagia disini..."

***

"Minji!!!! cepat!!! kita harus berangkat sekarang!!" teriak Yochun sambil mendobrak pintu kamar mandi Minji.

"Sebentar!!!!!!!!!" teriak Minji dari kamar mandi.

"Apa sebenarnya yang kau lakukan hah.... Aigooo... Beberapa tallent pasti menunggu kita sekarang!!!"

Pintu kamar mandi pun terbuka, Minji muncul dengan wajah yang penuh warna, bibirnya memerah, matanya tampak lebih berwarna dengan eyeshadow pelangi. Yochun pun sontak tertawa melihat kekasihnya tiba-tiba berdandan seperti itu.

"Ya.... hahahaha... Minji?"

"Kenapa? ada apa? apa aku terlihat konyol?"

"Hahahaha... humm... kau terlihat konyol... ada apa denganmu? hum?" tanya Yochun sambil menyeka make up Minji dengaan sapu tangannya.

"Aku ingin terlihat cantik di hadapan para talent..." kata Minji membiarkan kekasihnya menghapus make upnya.

"Aku tahu... kau ingin terllihat cantik dihadapan Jae... Dia akan datang malam ini... kalau kau ingin terlihat cantik... bukan seperti ini caranya... jadilah Minji yang seperti biasanya... humm..."

"Yochun.... aku berjanji tak akan berpaling darimu... aku... aku ingin terlihat cantik di hadapan talent... bukan Jae..."

"Tak perlu menyangkal seperti itu... kau seperti gadis bodoh kalau menyangkal... jujurlah padaku... Minji... suatu saat aku akan melepaskanmu... demi kebahagiaanmu... selama kita menjadi sepasang kekasih... aku tahu... kau sangat memaksakan perasaanmu... mungkin inilah saatnya aku melepaskanmu... Jae mungkin kembali untukmu"

"Huh....!! Yaaaaaaaaaa.. Yochun... kau ingin membuatku menangis hah??? jangan bodoh... kau ingin melepaskanku!!! tak akan kubiarkan!!! hahahaha" kata Minji sambil naik ke atas punggung Yochun.

"Oppaaaa!!! berangkat sekarang!!!"

"Ommoo... berat sekali... besok kau harus mulai diet... arra?"

"Yeeee... Arraseo Oppa...." kata Minji sambil menyandarkan kepalanya ke kepala Yochun.

"Oppa...." bisik Minji

"Humm?"
"Jangan pernah lepaskan aku.... karena... aku mulai tak ingin kehilanganmu... cintaku mulai menumpuk di hati... cinta untukmu... bukan untuk yang lainnya" bisik Minji

***

"AWAS KAU NUNA!!!!!!!!!!!!!! Kau harus menerima pembalasanku.!!!" Teriak Geun ketika ia menikmati makan siangnya sendirian di atap perusahaan.

"Mwooo??... Geun... Nuna? siapa yang kau maksud? Minji Nuna?" tanya Cheska sambil duduk di sebelah Geun, sahabatnya di dunia game.

"Hum... dia sudah membuatku malu... aku tak sanggup bersosialita sekarang... semua orang tahu wajahku... mereka bilang... oh... kau pria cabul yang di fashion show kan? huaaaaaaaaa...... bahkan... ibuku tak mau mengakui aku sebagai anaknya..."

"Kau ingin membalas Nuna??... aku beritahu caranya... buat hubungannya dengan YOCHUN dan JAE semakin rumit... hihihihi... ah... jangan lupa... buat ia putus dengan Yochun... karna aku sudah lama tertarik pada oppa... humm.. hum... bagaimana?"

"Okey... aku setuju... tapi.... ada tarifnya... 400.000 won... bagaimana..? kau dapatkan Yochun... dan aku dapat 400.000 won darimu...? uhmm?" tawar Geun.

"KAU INGIN MERAMPOK ATAU MINTA BAYARAN HAH!!! HAH!!! DASAR GEUN!!! Tidak jadi... aku tidak mau bekerjasama denganmu... AUH!!!!!" Bentak Cheska sambil memukuli Geun dengan bungkusan isi kimbab yang dibawanya, lalu berlari menjauhi Geun yang kesakitan.

"CHESKAAAAAAAA!!! 300.000WON!!!!! AH... 200.000 WON SAJA!!!!!! Diskon 10% BAGAIMANA!!!!!!!!!"

"YAAAAAAA JUGULEEE!!!!!!!" Teriak Cheska sambil melempar sepatunya ke arah Geun

 
Layanan untuk Anda: Cerita dari Ayuna Kusuma | AYUNA Duwur | dari Ayuna | Lihat dalam Versi Seluler