- . - . - . - . - - | Facebook | Twitter | GPlus |

Meminta maaf, menyudahi Penyesalan

Setiap orang itu pasti melakukan kesalahan kan? Pastinya, baik itu yang disengaja atau yang ga di sengaja. Tapi kamu tahu ga sih? ga peduli kesalahan itu disengaja atau ga sengaja, dua-duanya bisa menimbulkan penyesalan yang berlarut-larut. Apalagi kalau orangnya sudah ga ada di dunia ini.

Misalkan kesalahan yang kamu buat saat ada orang tuamu, saat mereka hidup kamu ga peduli mau melakukan apapun di depan mereka. Namun akhirnya suatu hari nanti, ketika mereka benar-benar pergi dari hadapan kamu, kesadaran itu akan muncul dan disusul dengan penyesalan.

Kalau misalkan kesalahan yang kamu buat itu bisa diperbaiki dengan meminta maaf, it's ok kamu bisa langsung minta maaf. Tapi gimana kalau orang yang dimintai maaf sudah meninggal? apakah penyesalan itu tak akan bertambah besar seiring berjalannya waktu?.

Maka dari itu, mulai dari sekarang kamu harus belajar menuliskan apa saja kesalahanmu selama hidupmu sampai saat ini. Runtut semua kejadian, buat kolom kesalahan dan subjeknya, siapa yang kamu buat marah, kesal, kamu celakai dulu. Setelah itu minta maaflah kepada mereka. Temui mereka satu persatu dan meminta maaf.

Mungkin yang terjadi nanti, mereka akan melupakan permasalahannya denganmu, atau bisa jadi setelah kamu meminta maaf mereka kembali marah, atau bahkan mereka baru tahu kalau kamu buat gara-gara sama mereka. Ya... yang terpenting kamu tulus meminta maaf dan tidak mengharapkan yang berlebihan. Disamping itu kalau kamu melakukan hal ini, kamu sudah berhasil memulai untuk bersilahturahim. Selamat mencoba

 
Layanan untuk Anda: Cerita dari Ayuna Kusuma | AYUNA Duwur | dari Ayuna | Lihat dalam Versi Seluler