Diskusi Dengan Sutradara dalam Tata Panggung

Diskusi Dengan Sutradara dalam Tata Panggung

Hasil sketsa yang telah dibuat oleh penata panggung selanjutnya dibawa dalam pertemuan penata artistik dengan sutradara. Dalam pertemuan ini dibahas konsep tata artistik yang akan digunakan dalam pementasan. Sutradara memberikan gambaran dasar tata artsitik yang dikehendaki. Kemudian penata artistik atau sutradara artistik menjelaskan maksud sutradara tersebut secara lebih jelas dalam gambaran tata artistik yang dimaksudkan.

Gambaran tata artistik ini menyangkut seluruh elemen rupa yang akan ditampilkan di atas panggung. Oleh karena itu, desain tata panggung harus senada dengan dengan desain tata rias, dan tata busana. Selain itu, hal yang terpenting adalah interpretasi sutradara dan penata artsitik terhadap lakon yang akan dipentaskan. Misalnya; ruang tamu dalam rumah sederhana di pedesaan hendak ditampilkan dalam wujud yang lebih modern. Dalam hal ini, dinding rumah tidak lagi dibuat dari bambu tetapi dari tembok. Perabot yang adapun tidak lagi dari bambu tapi dari kayu atau bahan lain yang kelihatan lebih mewah meskipun sederhana. Tata dekorasi tidak dibuat tetap (permanen) tetapi dapat diubah dalam beberapa bentuk. Semua arahan ini dituliskan atau digambarkan dalam konsep tata artistik.

Selanjutnya, penata panggung mempelajari konsep tersebut dan membuat penyesuaian. Karena tata panggung dapat diubah dalam beberapa bentuk maka penata panggung kembali membuat sketsa seperti yang dimaksud. Tentu saja dengan tetap berdasarkan pada lakon sehingga setiap bentuk dari perubahan set masih mencerminkan keadaan tempat atau lokasi kejadian yang dinginkan. Gambar memperlihatkan sketsa hasil penyesuaian dengan konsep tata artistik. Dalam gambar ini penata penggung menyediakan beberapa ruang yang dapat dijadikan latar tempat kejadian peristiwa. Sutradara dan penata artistik dapat menentukan dan mengkoreski hasil seketsa tersebut. Selanjutnya yang terbaik dipilih. Setelah gambaran tata panggung dikoreksi dan ditentukan dengan pasti baik oleh sutradara dan penata artistik, maka tugas penata panggung adalah menyempurnakan gambar desain tata panggung.


Selenkapnya tentang Praktek Tata Panggung

Artikel Murah untuk SEO

Setiap online shop perlu di update setiap hari, dan perlu banyak artikel untuk menunjang SEO nya, Kebanyakan orang melewatkan hal itu, karena kesibukan mengelola usaha yang semakin rumit dan memerlukan waktu. Menulis pun memerlukan waktu yang tidak sebentar, maka dari itu kami menyediakan Jasa pembuatan artikel SEO yang bisa membantu teman-teman yang memiliki web dan blog.

Artikel kami bisa dipesan sesuai topik yang teman-teman inginkan, semua topik kami terima, berikut ini rinciannya bila teman-teman mau memesan artikel SEO Anda dapat memesan artikel sesuai topik yang Anda perlukan.

Tinggal sebutkan judul-judul yang Anda inginkan, maka artikel akan segera kami buatkan. Artikel dijamin bebas copy paste dari sumber manapun.



Jumlah kata  : Harga

600 : Rp 13.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
500 : Rp 11.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
450 : Rp 10.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
400 : Rp 9.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
350 : Rp 8.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel
300 : Rp 7.000  ; Diskon 20% untuk pemesanan 100 artikel

Minimal order 5 artikel.
Dapatkan artikel SEO bermutu untuk update blog atau website Anda dengan harga paling murah.

Pemesanan Artikel SEO email ke kusumaayu08@gmail.com atau WA 085607417153  Informasi yang kami perlukan sebagai berikut Nama, Perusahaan, Alamat, Telp, dan rincian pesanan juga judul artikel yang anda inginkan

Thank you and Best Regard

CS Ayuna
085607417153

Stronger

"Best of 2014" week is the photography 



Apa yang membuatmu kuat? Raihlah 
Kuatkan dirimu untuk menjalani hidup. 
Karena hidup tak hanya untuk satu hari 
Hidup untuk selamanya. 
Meski di dunia kita hanya sebentar saja. 
Hidup tetap selamanya. 
Selanjutnya di Akhirat. 
Untuk itulah kuatkan dirimu. 
Terima apa yang ada untukmu 
Apa yang DIA berikan untukmu 
Tuntut dirimu untuk berbagi 
Tuntut dirimu untuk lebih banyak memberi. 
Karena yang DIA berikan padamu bukan untukmu semata. 

Raihlah banyak hati. 
Yang bisa menemanimu menjalani hidup
Jangan hancurkan hati mereka
Atau kau akan sendirian di jalanan senyap 
Tak ada yang kau tanyai tentang arah sebenarnya

Raihlah suka cita meski duka mengikutinya 
Jangan berharap dicintai, tapi cintai apa yang ada
Hiduplah dengan sempurna, meskipun retakan demi retakan itu terus muncul menghancurkan kesempurnaan. 
Jangan berhenti berharap, karena DIA mencintaimu setiap kali kau Berharap. 

Kisah Perjuangan Sarip Tambak Oso



Pada jaman dahulu kala, di saat penjajah belanda memporak porandakan bumi pertiwi, di kala mereka menguras habis kekayaan negeri  ini. Hiduplah seorang pria pemberani, bernama Sarip Tambak Oso. Nama kecilnya hanya Sarip. Ia tinggal bersama Ibunya yang sudah menjanda sejak lama. Ayahnya meninggal karena dibunuh oleh penjajah Belanda yang haus akan pajak tambak.
Ketika itu Sarip masih kecil, ia bermain di tambak sambil menemani ibunya yang bekerja menyisir ikan dan udang hasil budidaya, yang nantinya akan dijual di pasar Sedati Wetan. Namun pekerjaan ibu dan ayahnya hari itu terganjal oleh iringan penjajah belanda.

Seakan tahu tentang kelanjutan nasibnya, Ayah Sarip mengambil lemah abang atau tanah merah di dekat tambak, lalu menyuruh Sarip untuk memakannya.

“Makanlah Sarip… supaya kamu kuat, sembunyilah dengan ibumu, Ayah akan menghadapi mereka”  Sebelum rombongan penjajah belanda dan tuan tanah mendatangi ayah Sarip. Sarip dan Ibunya bergegas bersembunyi di balik semak belukar,  jauh dari pandangan. Dari balik balik semak belukar mereka berdua menyaksikan betapa kejamnya penjajah belanda menghajar ayah Sarip karena alasan belum membayar pajak.

Hari itu Ayah Sarip meninggal di tambak, dihabisi oleh para penjajah belanda dan tuan tanah, karena alasan yang begitu kejam, belum membayar pajak. Ibu Sarip memilih untuk kabur dari tempat tinggalnya. Lalu membangun rumah baru di dekat Sedati Wetan.

Sarip tumbuh sebagai anak yang pemberani, ia memang pria yang bertempramen kasar, namun ia sungguh peduli pada rakyat yang menderita karena kemiskinan kala itu. Banyak rakyat miskin yang terlantar dikarenakan penjajahan oleh Belanda sangatlah keji dan tak mengenal belas kasih.

Sarip seringkali mencuri di rumah penjajah belanda, atau bahkan di rumah tuan tanah, pribumi yang menjadi penghianat dengan bekerja sebagai antek belanda. Hasil curian yang diperoleh Sarip, tak lantas disimpan sendiri. Ia selalu membaginya kepada rakyat miskin yang ia temui.
Itulah sebabnya, Sarip Tambak Oso, dikenal sebagai perompak dan juga pejuang. Perompak yang ditunggu-tunggu kematiannya oleh penjajah belanda, dan pejuang yang dieluh-eluhkan oleh para rakyat miskin. Beberapa kali ia dikejar penjajah belanda, di bantai sampai mati.

Namun pada hari berikutnya, ia hidup kembali. Keesokan harinya para penjajah belanda geram, lalu mencari Sarip dan membunuhnya lagi. Berkali-kali tragedi ini terulang, Sarip meninggal di tangan belanda dan keesokan harinya ia hidup lagi.

Para penjajah belanda mulai marah, mereka menyediakan hadiah untuk orang yang bisa membunuh Sarip.  Suatu hari datanglah seorang pria yang dikenal sebagai paman Sarip dari ayahnya. Paman Sarip adalah seorang penghianat negeri, ia sering bekerja untuk penjajah Belanda, demi hasil yang tak seberapa banyak.

Tergiur oleh hadiah yang diiming-iming penjajah belanda, Paman sarip membongkar semua rahasia keponakannya. Kekuatan Sarip sebenarnya ada pada Ibunya. Selama ini Sarip hidup kembali karena sang ibu tak rela anaknya mati. Ibunya berteriak “Sarip! Jangan mati dulu! Ini bukan saatnya kamu mati! Belanda masih menjajah kita! Hancurkan mereka dulu! Baru kuijinkan kau mati!” dengan begitu mayat Sarip yang tercecer menyatu lagi, dan hidup kembali. Kata Paman Sarip dengan penuh percaya diri.

“Kita harus membunuh ibunya dulu Menir! Setelah itu habisi Sarip! Percayalah pada saya!” ujar Paman sarip setelah ia menerima imbalan dari penjajah belanda.

Keesokan harinya, saat sarip membagi hasil curiannya ke pasar-pasar. Gerombolan penjajah belanda menculik ibunya. Menganiaya tanpa belas kasihan, sampai ibunya menghembuskan nafas terakhirnya.  Sarip merasa ada yang mengusik hatinya, sesaat ia mendengar jeritan ibunya.

“Anakku! Pergilah! Pergilah dari Desa ini! Atau Mereka akan membunuhmu! Saripp pergilah!” Bukannya pergi meninggalkan desa Sedati Wetan, Sarip malah pulang kerumahnya, dan menemukan jenazah ibunya ditengah-tengah para penjajah belanda.

“Kau apakan ibuku! Ibu!!!” Sarip berteriak menangis sekeras mungkin sambil menghampiri ibunya, namun timah panas yang meluncur dari selongsong senapan para penjajah belanda menembus dada Sarip. Hingga ia terkapar disamping ibunya.

Sarip Tambak Oso, meninggal dengan kedamaian di samping ibunya. Kisah Sarip masih menjadi legenda di Sidoarjo, ada beberapa anggapan bahwa kala itu Sarip belum mati, lalu Belanda menangkapnya, dan menghukumi sarip dengan dikubur hidup-hidup di dalam sumur lalu ditutup batu.

Sarip Tambak Oso adalah salah satu pejuang negeri ini, yang merelakan keselamatan dan nyawanya untuk masyarakat dan ibunya. Namun ia gugur karena penghianatan oleh keluarganya sendiri.